Selamat berkunjung di blog ini, jangan lupa tinggalkan komentar anda, terima kasih....

Jumat, 21 Agustus 2009

Marhaban Yaa Ramadhan


Jika Ramadhan telah datang, peluklah dengan erat dengan memperbanyak ibadah…!.
Karena bulan Ramadhan dihimpun di dalamnya rahmah (kasih sayang), maghfirah (ampunan), dan itqun minan naar (terselamatkan dari api neraka). Bulan Ramadhan juga disebut dengan "shahrul Qur'an", bulan diturunkannya al-Qur'an yang merupakan lentera hidayah ketuhanan yang sangat dibutuhkan umat manusia dalam membedakan mana yang baik dan mana yang buruk serta mana jalan yang benar dan mana jalan yang sesat.

Ramadhan merupakan media utama pembinaan iman seorang mukmin, melalui ibadah puasa yang mempunyai dimensi pelatihan fisik dan metafisik yang diharapkan akan mengantarkannya menjadi seorang muslim yang sempurna.

Ramadhan juga merupakan pengendalian diri dari nafsu syahwat dan pemisahan diri dari kebiasaan buruk dan maksiat, sehingga memudahkan bagi seorang hamba untuk menerima pancaran cahaya ilahiyah. Cahaya ketuhanan tak pernah redup dan sirna, namun nafsu syahwat kemanusiaan sering menghalanginya untuk tetap menyinari sanubari manusia, puasa merupakan satu-satunya cara untuk menghilangkan penghalang tersebut. Oleh karena itu pintu-pintu ruhani tidak ada yang mampu membukanya kecuali dengan puasa.

Bulan Ramadhan adalah sedekah, bulan infak dan bulan menolong saudara kita yang miskin dan kekurangan. Bulan Raamdhan adalah bulan membantu saudara kita yang membutuhkan. Dalam riwayat Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Abbas:"Rasulullah adalah orang yang paling dermawan, tapi beliau lebih dermawan pada bulan Ramadhan saat beliau kedatangan Jibril. Saat itu kedermawaan Rasulullah seperti angin yang berhembus" . Artinya beliau memberikan apa saja untuk sedekah seakan seperti angin yang tidak peduli hambatan, terus berhembus.


Beliau juga mengatakan:"Barang siapa memberi buka puasa kepada orang yang berpuasa, maka kepadanya diberikan pahala sama dengan orang yang berpuasa dengan tanpa berkurang sedikitpun". Terakhir, Rasulullah s.a.w. bersabda:"Sesungguhnya di dalam sorga terdapat satu kamar yang luarnya kelihatan dari dalamnya dan dalamnya kelihatan dari luarnya". Sahabat bertanya:"Untuk siapa itu wahai Rasulullah? "Untuk orang yang membaguskan perkataan, memberi makan, melestarikan puasa dan sholat malam pada saat orang-orang terlelap tidur".


Orang-orang soleh terdahulu selalu merencanakan pengisian bulan Ramadhan dengan cermat dan optimis. Berapa kali dia akanmengkhatamkan membaca al-Quran, berapa kali sholat malam, berapa akan bersedekah dan membari makan orang berpuasa, berapa kali kita menghadiri pengajian dan membaca buku agama. Itulah planning yang benar mengisi Ramadhan, bukan hanya sekedar memplaning menu makan dan pakaian kita untuk Ramadhan. Begitu juga selama Ramadhan kita bertekad untuk bisa meraih taubatun-nasuuha, tobat yang meluruskan.
Mudah-mudahan kita di beri kekuatan oleh Alloh untuk melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan, sehingga kita di jadikan oleh Alloh Insan Taqwa, Amin..Ya robbal Alamin.

Tidak ada komentar: